Langsung ke konten utama

KITA YANG SEBATAS PERNAH

Kita yang pernah memiliki rasa. Kita yang selalu menyukai senja. Kita yang selalu mencintai hujan. Kita yang menikmati kopi di kedai sederhana. Kita yang bercerita tentang segala hal. Kita yang terkadang selalu sibuk sendiri. Kita yang tak pernah mengumumkan rindu karena terlalu beku. Kita yang sesekali mencuri pandang. Kita yang terlalu kaku untuk saling mengungkap. Kita yang saling senyum tanpa bersitatap. Kita yang hanya sebatas pernah, namun kini telah punah.
Kini kita telah melebur menjadi aku dan kamu. Kamu yang mulai bosan hingga memilih menjauh. Kamu yang berlalu tanpa pamit. Kamu yang telah mendapatkan apa yang kamu cari selama ini. Kamu yang tak lagi peduli tentang kita. Sedang aku, aku yang tidak percaya atas pilihanmu. Aku yang masih saja menganggap semua hanya mimpi. Aku yang masih menyukai senja, masih mencintai hujan, masih menikmati kopi tanpa kamu lagi. Aku yang tak pernah bosan menunggu. Aku yang selalu saja menikmati segala kenangan tentang kamu.
Ini hanya kita yang sebatas pernah.
--cerita.tentang.kita

Komentar